Tampilkan postingan dengan label Muhasabah Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muhasabah Cinta. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Februari 2015

Kiat Mencari Jodoh Dalam Islam



Masalah jodoh baik bagi kaumpria maupun wanita dewasa ini sudah menjadi masalah yang pelik. Kesibukan bekerja , mencari ilmu dan lain sebagainya seolah menjadi kendala dalam menemukan jodoh yang serasi. Banyak wanita maupun pria yang usianya sudah mencapai kepala 3 bahkan sudah memasuki kepala 4 namun belum juga menemukan jodohnya. Mereka bukan tidak ingin berumah tangga , didalam hati kecilnya bahkan menjerit ingin segera mengakhiri masa lajangnya, namun apa daya saat yang dinantikan itu tidak juga kunjung datang.

Umumnya banyak orang yang menyalahkan faktor kesibukan dalam bekerja atau sekolah sebagai biang keladi dari keterlambatan mendapat jodoh ini. Saya pernah terkejut menerima undangan pernikahan dari teman saya seorang Doktor disalah satu perguruan tinggi terkenal yang usianya sudah lebih 45 tahun. “ Saya fikir kamu sudah berkeluarga “ kata saya menyatakan keheranan ketika menerima undangan itu. “Waduh pak kalau bukan usaha keras dari keluarga saya , mungkin saya akan terus melajang sampai tua ” jawabnya menjelaskan. 

Faktor penghambat jodoh
Banyak faktor yang menjadi penyebab keterlambatan mendapat jodoh baik bagipria maupun wanita. Faktor utama ada didalam diri mereka masing masing yang merupakan mental blocking, yang tanpa disadari menjadi penghalang bagi datangnya jodoh bagi mereka . Umumnya mereka tidak menyadari adanya mental blocking tersebut. Untuk memuluskan jalan bagi menemukan jodoh, carilah mental blocking yang ada pada diri masing masing. Singkirkan mental blocking tersebut. 

Mental blocking merupakan sistim didalam hati dan fikiran (alam bawah sadar) yang menutup dan merintangi jalan untuk mendapatkan jodoh bagi seseorang. Ia bekerja secara otomatis. Ada ada saja rintangan dan kendala yang muncul ketika jodoh sudah mendekat. Ada yang berpacaran bertahun tahun tanpa sebab yang jelas ketika sudah mulai serius menuju jenjang pernikahan tiba tiba hubungan mereka putus.Ada pula diantaranya yanggonta ganti pacar sampai beberapa kali namuntidak satupun yang jadi.

Keberadaan mental blocking umumnya tidak disadarioleh yang bersangkutan. Berikut ini saya sampaikan beberapa model mental blocking yang bisa menghambat jalan perjodohan, silahkan diteliti bagi anda yang belum mendapat jodoh , adakah itu pada diri anda. 

  • Tidak akan berumah tangga kalau belum meraih sukses seperti punya rumah, mobil, dan jabatan tertentu (mendahulukan karir).
  • Ingin menyelesaikan studi dahulu hingga mencapai S2 atau S3
  • Ingin membiayai adik adik hingga semuanya menjadi sarjana
  • Ada trauma (melihat orang tua atau tetangga), kuatir disia siakan suami yang tidak bertanggung jawab.
  • Cemas dan kuatir meninggalkan ibu atau ayah jika telah berumah tangga nanti.
  • Takut dan cemas tidak sanggup membiayai rumah tangga
  • Takut dan kuatir tidak sanggup membahagiakan keluarga dan memenuhi semua kebutuhan mereka
  • Kuatir tidak mendapat kebebasan dari suami seperti yang didapat selama ini.  

Dan banyak lagi mental blocking lainnya yang sangat halus dan tersimpan jauh dilubuk hati nan dalam. Berbagai perasaan seperti diatas mengedap didalamfikiran bawah sadar dan tanpa disadari menjadi perintang serta penghalang bagi jodoh yang bersangkutan. 

Jika anda terlambat mendapat jodoh , beberapa kali pacaran selalu kandas ditengah jalan, coba cermati apakah ada mental blocking yang mungkin jadi perintang bagi perjodohan anda.

Kadang kala ada orang yang menyarankan anda untuk datang pada paranormal, ditenggarai anda terkena pagar ghaib dari seseorang sehingga anda sulit mendapat jodoh. Anda disarankan untuk mandi kembang dan air dari 7 sumur atau sungai. Hindari cara cara seperti itu , jangan sampai anda terjebak perbuatan musyrik atau minta tolong pada sesuatu selain Allah. 

Membersihkan mental blocking

Bersihkan berbagai kekuatiran, kecemasan , ketakutan yang mengedap dalam fikiran dan perasaan dengan berserah diri pada Allah. Yakinkan didalam hati dan fikiran bahwa tidak ada suatu bencanapun yang terjadi pada diri kita tanpa seizin Allah. Jika Allah melindungi kita maka tidak ada satu kekuatanpun yang dapat membahayakan kita. 

Tingkatkan mutu shalat anda dengan memahami dan mengerti setiap kalimat yang dibaca dalam shalat. Shalat yang dilakukan dengan benar dan khusuk dapat menghilangkan berbagai rasa cemas, gelisah, kuatir yang berlebih lebihan.Bacaan Al Fatihan yang dibaca dengan sungguh sungguh dan khusuk , serta doa pada saat duduk iftirash dapat memberi ketenangan pada hati dan fikiran. 

Usahakan setiap saat hati anda merasa aman , nyaman dan bahagia, jangan ada rasa tertekan, cemasdan takut yang berlebihan. Ikhlas dan ridho dengan berbagai ketetapan Allah. Harapkan selalu rahmat dan kasih sayang dari Allah. Jika anda bisa mempertahankan rasa bahagia , aman, nyaman dan tentram didalam hati dan fikiran, insya Allah berbagai aura negatif akan musnah dari diri anda berganti dengan cahaya aura positip yang akan mendatangkan berbagai keberuntungan dalam hidup anda. 

Gangguan Jin dan sihir

Gangguan jin dan sihir yang dialami seseorang juga bisa jadi faktor bagi sulitnya mendapat jodoh yang diidamkan. Praktek perdukunan yang  marak di iklankan di media cetak maupun elektronik banyak berperan pada faktor gangguan jin dan sihir ini. Ada istilah “ cinta ditolak dukun bertindak” agaknya istilah yang sudah cukup lama ini masih tetap ada sampai sekarang ini.

Sering orang yang sakit hati karena cintanya ditolak mendatangi dukun minta tolong agar wanita atau pria yang dicintai di pagar hingga tidak bisa mendapat pasangan kalau bukan dengan dirinya. Sihir jenis ini bisa membuat orang yang jadi target sasaran kesulitan mendapatkan jodoh. Ciri cirinya jika ia mendekati lawan jenis ketika serius menuju pelaminan tiba tiba  salah seorang dari mereka memutuskan hubungan tanpa penyebab yang jelas. Kasus ini biasanya selalu berulang sampai beberapa kali , yang bersangkutan baru menyadari ketika usianya sudah semakin tua. Pihak wanita biasanya baru menyadari ketika usianya sudah lebih 35 tahun dan yang pria setelah lebih dari 40 tahun.

Ada juga orang yang sulit mendapat jodoh karena ada ganggun jin pada dirinya. Gangguan ini biasanya muncul dari jin yang jatuh cinta pada manusia. Jika yang dicintainya itu lelaki maka ia akan kesulitan mendapatkan istri, demikian pula jika yang dicintainya itu wanita maka ia akan kesulitan mendapatkan suami. Kalaupun mereka sampai berumah tangga biasanya rumah tangga mereka selalu ribut dan tidak harmonis.
Ciri ciri gangguan ini biasanya yang bersangkutan akan sering  bertemu seseorang yang mengaku sebagai suami atau istrinya didalam mimpi. Jika ditelusuri pada kehidupan nyata ia tidak pernah menemukan orang itu namun ia sering hadir didalam mimpi , kadang kala sampai berhubungan badan laiknya suami istri. Jin yang mengaku sebagai istri atau suaminya ini akan selalu berusaha merintangi yang bersangkutan  mendapatkan pasangannya.

Jika yang bersangkutan sudah serius dengan seseorang secara tiba tiba salah satu pihak akan memutuskan hubungan tanpa penyebab yang jelas. Kalau ditanya pada pihak  yang memutuskan kenapa kamu mutuskan hubungan tersebut  maka ia tidak bisa menjelaskannya , ia hanya berkata :” pokoknya sudah tidak suka, bete “ dan lain sebagainya . Kasus ini biasanya selalu berulang dengan motif yang sama, tidak bisa dijelaskan penyebab putusnya hubungan mereka.

Jika diantara pembaca ada yang mengalami kasus gangguan jin  dan sihir ini , bersihkan dulu nsemua gangguan itu dengan melakukan rukyah mandiri.

Biasanya ketika pertama melakukan rukyah mandiri akan muncul reaksi mual, muntah, dada berdebar, terasa panas pada bagian tertentu, terasa ada yang bergerak didalam tubuh dan lain sebagainya. Tetaplah lakukan rukyah mandiri dan minum air rukyah itu setiap hari sampai anda merasa nyaman dan tidak ada reaksi lagi dari tubuh anda. Satu sampai dua minggu pertama melakukan terapi ini biasanya akan terasa sangat tidak nyaman. Seperti mual , muntah, badan pegal pegal, mengantuk, badan terasa panas dan lain sebagainya. Tetaplah istiqomah , karena itu adalah proses pengeluaran jin dan sihir dimana pasti ada perlawanan dari jin dan sihir itu. Lambat laun jin dan sihir itu akan menjadi lemah dan tidak ada perlawanan lagi.

Kiat mendapatkan jodoh
Jika anda telah berhasil menghilangkan berbagai mental blocking dan gangguan jin serta sihir  yang ada didalam diri anda , mulailah buat rancangan untuk mendapatkan jodoh yang sesuai bagi diri anda.Ambil langkah langkah sebagai berikut:

  • Tetapkan kriteria bagi jodoh yang anda inginkan, seperti umur, pendidikan, perawakan,suku,perilaku dan lain sebagainya
  • Tetapkan target anda untuk berumah tangga, tahun ini , tahun depan atau 3 tahun lagi.
  • Sewaktu waktu misalnya selesai shalat bayangkan jodoh yang anda inginkan dalam fikiran anda
  • Rasakan seolah olah anda sudah mendapatkan jodoh yang anda inginkan
  • Rasakan kebahagiaan dan kegembiraan dihati anda
  • Kemudian sujud pada Allah, panjatkan puji syukur padaNya yang telah mengabulkan semua hajat keinginan anda. Lakukan semua ini dengan ikhlas seolah olah semua itu sudah terjadi. Walaupun pada kenyataannya semua itu belum terjadi.
  • Lakukan semua itu dengan penuh keyakinan pada Allah, tidak ada hal yang tidak mungkin bagi Allah. Jangan ada keraguan dan was was sedikitpun. 

Ingat jangan ada rasa cemas, kuatir dan meragukan kemampuan Allah untuk mengabulkan semua keinginan anda. Semua akan terjadi nsesuai keyakinan anda. Jika anda ragu dan tidak yakin maka keraguan anda itupun akan menjelma jadi kenyataan. 

Lakukan shalat malam 

Iringi semua langkah seperti tersebut diatas dengan mengerjakan shalat malam setiap hari. Lakukan shalat malam sebanyak 8 rakaat (4 x 2 rakaat) ditambah denganshalat witir 3 rakaat.Shalat malam atau tahajud dimulai jam 3.00 sampai menjelang subuh. Jika tidak sanggup melakukan 11 rakaat kerjakan sesanggupnya minimal 2 rakaat ditutup dengan witir 3 rakaat. Jika dirasa masih berat untuk bangun malam bisa diganti dengan mengerjakan shgalat pada waktu dhuha antara jam 6.00 sampai jam 8.00 pagi hari.
Metode seperti tersebut diatas sudah pernah saya lakukan sebanyak dua kali. Pertama ketika saya menginginkan jodoh ketika remaja dahulu, dan yang kedua ketika saya menginginkan pengganti istri saya yang meninggal ketika saya berusia 55 tahun. Alhamdulillah keduanya berhasil dengan baik , sebagaimana saya sampaikan pada kisah berikut dibawah ini.



Diambil dari sumber : http://www.fadhilza.com/2012/02/tadabbur/kiat-mencari-jodoh-yang-serasi.html

.......... Bersambung

Jumat, 30 Januari 2015

Jadilah Pribadi yang Dewasa


بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ

        Usia memang bukan jaminan dan tolok ukur kedewasaan seseorang. Tak sedikit orang yang mapan dari segi umur, tapi belum memiliki kepribadian yang matang. 
         
         Pada kali ini saya akan membahas tentang bagaimana menjadi pribadi yang dewasa khususnya sebagai seorang pria, karena seseorang pria akan memimpin keluarga setelah ia menikah kelak, menjadi panutan bagi istri dan anak-anaknya. Namun maaf sebelumnya, saya pribadi juga tidak bisa mengaku bahwa saya sudah menjadi seseorang yang dewasa sepenuhnya. Saya yakin menjadi pribadi yang dewasa adalah sebuah proses belajar yang akan terus berlanjut seumur hidup, sebuah proses tiada henti untuk menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya. 

Seseorang dianggap dewasa secara biologis ketika sudah melewati masa pubertas dan matang secara seksual. Dewasa secara hukum, ketika seseorang mencapai usia 17 tahun, di mana dia dianggap sebagi sebuah entitas yang independen, memiliki KTP, berhak untuk bekerja, menikah, dsb.

Dalam Surah Al-Hujurat ayat 13 di jelaskan :

..Sebaik-baik manusia ialah mereka yang bertakwa. Ini berarti, takwa dalam pemaknaan yang luas bisa dijadikan sebagai tolok ukur kedewasaan / rajulah seseorang.

Tentu saja kita semua mengerti, bahwa kedewasaan bukan hanya soal biologis, legalitas dan pernikahan, tapi juga tentang kematangan emosional dan karakter seseorang. Kemampuan untuk mengambil keputusan yang benar, dan bersikap dalam berinteraksi dengan dunianya serta orang lain. Lalu bagaimana caranya mengukur kedewasaan emosional seseorang? 

Coba lihat kisah yang terjadi di sekitar kita sekarang. Kedewasaan dalam diri seorang pria sudah menjadi  sebuah unsur yang langka. Pria dewasa yang matang adalah spesies langka di jaman sekarang, coba saja tanya pada para wanita bila tidak percaya. Begitu banyak permasalahan hubungan percintaan yang saya dengar, baik itu dari teman, maupun sekedar dengar sana-sini, yang berakar dari ketidakdewasaan sang pria.  

Kebanyakan pria jaman sekarang adalah bocah-bocah egois kekanakkan, bedanya hanya pada tanda fisik seperti jenggot dsb. Pria-pria egois anak mami yang tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri, memiliki emosi yang tidak stabil, suka ngambek, pencemburu, posesif, ngarep kronis, selalu tidak nurut pada orang tua, dan yang terparah, bersikap kasar dan memakai kekerasan terhadap wanita untuk mengatasi konflik. Persis seperti seorang bocah cilik yang suka ngambek dan hobi menjahati anak lain yang lebih lemah daripadanya. 

Tak saya pungkirin, saya dulu juga pernah mengalami salah satu hal diatas. Astagfirullah.. lailahaillallah anta subhanaka inni kuntu minaz zalimin.  Ini adalah cerminan bagi saya untuk menjadi pribadi dewasa sepenuhnya. Saya melihat ini sebagai sebuah permasalahan mental & sosial yang serius.

Dewasa ini kita bisa melihat di sekeliling kita, pria-pria yang bahkan di usia di atas 30 tahun masih tinggal dengan orang tuanya dan bergantung secara emosional pada orang tuanya. Khususnya, sang ibu tercinta. Makan masih dimasakin mama, pergi larut malam masih dicariin mama, segala keputusan besar harus dengan persetujuan mama, masalah pacar pun harus sesuai kriteria yang mama inginkan. Jujur saja, tinggal bersama orang tua memang nyaman tapi ketika Anda tidak bisa mengurus diri sendiri dan mengambil keputusan sendiri, Anda tidak akan pernah bisa menjadi seorang pria dewasa seutuhnya.

Satu hal yang harus diingat, kedewasaan yang saya maksud tidak ada hubungannya dengan mandiri secara finasial. Karena saya melihat begitu banyak pria dengan karir dan bisnis yang sukses tapi memiliki sifat egois yang kekanakkan bila berhadapan dengan pasangannya dan menjadi bocah tukang ngambek di hadapan orang tuanya. Seorang bocah ceroboh yang tidak pernah berpikir panjang, karena dia tahu bahwa bila terjadi sesuatu yang tidak enak, dia tinggal berlindung ke balik ketiak mamanya.

Bagaimana mungkin Anda menjadi pria dewasa yang seutuhnya bila orang tua anda saja tidak menganggap anda dewasa dan selalu melihat anda sebagai anak kecil yang harus diatur-atur dan dijaga? Coba dipikirkan sahabat ...?????

Terkait dengan masalah yang mucul antara pribadi kita dan orang tua. Seorang pria dewasa harus memiliki kapasitas emosional untuk tidak melawan, tetap mencintai orang tuanya, tapi juga mengerti bahwa yang menjalani hidupnya adalah dirinya sendiri. 

Saya mengajak anda untuk mulai bersikap sebagai pria dewasa yang mampu mengambil keputusan bagi hidup anda sendiri. Contoh : Orang tua ingin anaknya aman sejahtera dalam kandang, tapi terkadang anak ingin terbang bebas dan mengarungi kehidupan, terciptalah sebuah konflik kepentingan.  Konflik antara anak dan orang tuanya adalah salah satu konflik utama dalam perkembangan diri seorang manusia, bagaimana cara anda mengatasi konflik inilah yang akan menentukan kedewasaan anda di mata orang tua.

Bila Anda tidak bisa menyelesaikan konflik dengan orang tua anda sendiri, bagaimana mungkin Anda bisa menyelesaikan konflik dengan orang lain dan pasangan anda? Bila anda tidak bisa mengkomunikasikan dengan baik dan membuat orang tua anda sendiri mengerti tentang keinginan hati anda, bagaimana mungkin anda bisa melakukan hal tersebut pada orang lain dan pasangan anda? Bila jalan hidup anda masih banyak ditentukan oleh orang tua anda, bagaimana mungkin anda bisa menjadi pemimpin bagi wanita yang menjadi pasangan Anda? 

 
Bila Anda sendiri manja dan selalu mencoba menyelesaikan konflik dengan cara marah, ngambek, ataupun cuek menghindari masalah, bagaimana mungkin Anda bisa mengayomi wanita pasangan Anda yang juga manja dan tukang ngambek? Wajar saja bila hubungan Anda dengan wanita selama ini selalu penuh dengan konflik yang tidak terselesaikan, Anda dan pasangan Anda seperti dua bocah egois yang selalu bertengkar dan saling ngambekan. Putus-nyambung, putus-nyambung seperti koneksi intrenet SAYA 

Beberapa cara menjadi pribadi dewasa yang mungkin dapat menginspirasi anda, yang saat ini juga sedang dan akan saya jalankan, diantaranya : 


  1. Bertawakalah dengan sungguh sungguh. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan ( keperluan)nya.”( QS. Ath- Thalaq : 3 ). Tawakal yang sesungguhnya dapat menghadirkan ketenangan didalam diri, membersihkan hati dari sifat2 yang tercela, Tawakal bukan berarti berserah diri karena malas tanpa usaha. tawakal harus dingiri ikhtiar selanjutnya berhasil atau tidak kita berserah diri kepada Allah karena hanya Allah Yang Maha Kuasa atas segala hal.

  2. Mandiri secara finansial. Ini langkah berikutnya menuju kedewasaan. Tidak mungkin anda bisa dianggap dewasa oleh siapapun, bila makan dan beli hand-phone saja masih minta pada orang tua. Miliki pekerjaan yang layak dan hidupi diri anda sendiri, ini adalah ukuran kedewasaan universal yang berlaku di seluruh dunia.

  3. Bersikaplah sebagai individu yang independen di hadapan orang tua Anda. ( saya melihat stuasi ini dari abang ipar saya)  Ingat, meskipun mereka adalah sosok yang membesarkan Anda, tapi saat ini posisi Anda dan mereka sama-sama manusia dewasa dengan harkat dan martabat yang setara. Anda wajib menghormati orang tua Anda, sebagaimana orang tua Anda juga wajib menghargai Anda sebagai individu yang dewasa. Bicarakan segala konflik dengan baik-baik, Anda tidak perlu menentang tapi Anda juga tidak harus menuruti segala keinginan mereka. Tentukan batasan yang jelas tentang apa yang bisa mereka atur dalam hidup Anda, dan apa yang menjadi hak asasi Anda.

  4. Berpikir panjang dalam mengambil keputusan dengan mempertimbangkan segala resiko. Ada begitu banyak masalah dalam hidup Anda yang bisa dihindari dan tidak perlu dialami, bila Anda mau sedikit saja berpikir dan melihat segala resiko yang ada. Jangan tergesa-gesa mengambil keputusan. Sebagai pria dewasa, sudah seharusnya Anda memiliki kemampuan untuk menganalisa setiap permasalahan dengan logis dan mengambil keputusan yang terbaik, terutama bagi diri Anda sendiri, dan juga bagi orang lain di sekitar Anda. Penyesalan terjadi akibat kelalaian seseorang mempertimbangkan resiko ketika mengambil keputusan, dan ketika penyesalan datang, segala sesuatunya sudah terlambat.

  5. Terima segala konsekuensi dan jangan menyalahkan orang lain. Meskipun sudah berpikir matang  dalam mengambil keputusan, tapi terkadang hal-hal tidak berjalan sesuai dengan yang direncanakan dan Anda harus mengalami pengalaman yang pahit dan tidak enak. Tapi sebagai pria dewasa, tugas Anda adalah untuk menerima semua itu dengan lapang dada dan tidak menyalahkan siapapun, ingat semuanya adalah hasil keputusan Anda. Jadikan itu sebagai pelajaran berharga.

  6. Kendalikan diri dan emosi dalam menghadapi konflik. Hanya bocah ingusan yang selalu mengikuti emosinya dan tidak bisa mengendalikan dirinya, tapi Anda sudah bukan bocah lagi sekarang, jadi belajarlah mengendalikan diri dan emosi Anda. Memang tidak bisa instan, karena pengendalian diri adalah sebuah skill yang hanya bisa dikuasai lewat proses latihan yang panjang. Buang kebiasaan memaki dan berkata-kata kasar, dan ganti dengan kebiasaan mengekspresikan pikiran lewat komunikasi baik-baik, sabar.

  7. Hormati dan hargai setiap orang sebagai sesama manusia. Sebagaimana Anda berhak untuk diperlakukan dengan baik selayaknya seorang manusia, maka Anda juga wajib untuk memperlakukan orang lain dengan baik dan menghargai hak individunya. Sebagai anggota masyarakat, Anda harus mengerti  norma-norma sosial yang berlaku dan bersikap sesuai norma-norma tersebut ketika berinteraksi dengan setiap orang. Hargai dan terima perbedaan, karena Anda hidup dalam dunia yang terdiri dari beragam jenis orang.


Ketika Anda terbiasa melakukan hal-hal diatas, maka Insha Allah anda benar-benar menjadi sosok yang  disukai banyak orang karena kedewasaan mental anda. Amin YRA.

Memang Butuh proses untuk menjadi pribadi yang dewasa. Proses pertama adalah menyadari keadaan itu. Proses kedua, adalah berusaha menghilangkannya. Anda sudah berhasil menjalani dua proses ini. Tahap ketiga adalah tidak menghindari kritik, sebaliknya, justru Anda harus meminta dikritik agar proses pendewasaan semakin cepat. Mendapat kritikan memang tidak enak, tapi pada saat yang sama harus disadari bahwa kritik itu adalah obat mujarab untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas kepribadian kita.

Akhir kata, semoga anda dan saya bisa benar-benar memiliki kepribadian yang dewasa sepenuhnya. aminn ya rabbal 'allamin. 



Tinggalkan sang bocah dalam diri Anda, dan berdirilah sebagai pria dewasa. - Fuad Rahardi




Sabtu, 24 Januari 2015

Rabbii laa tadzarnii (Ya ALLAH,jangan biarkan aku sendiri)


بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ

Jodoh memang di tangan Allah, namun, jika jodoh selalu di tangan-Nya maka kita pun harus menjemput dia, laksana kita menjemput mimpi-mimpi (rezki) yang senantiasa meluap-luap didalam dada.

Dimana jodohku?? Ya, setiap hati manusia yang tersembunyi pasti terbesit pertanyaan sekecil ini termasuk saya pribadi. Setiap manusia diciptakan Allah secara berpasang-pasangan. Jodoh itu senantiasa dekat, dan tinggal bagaimana kita dapat menjemputnya. Boleh jadi yang kita temui meski sekejap menjadi jodoh kita. Atau, mungkin saja orang yang kita benci menjadi seseorang yang kita cintai. allahu allam

Menghirup dalam-dalam udara dingin di sepanjang jalanan malam minggu kota ini. Melepas penat dari tugas akhir.  Melihat muda mudi bersenang-senang menghabiskan waktu bersama pasangannya yang seolah tanpa beban kehidupan. Terlintas pertanyaan didalam hati, terkadang sangat mudah mencari pasangan untuk bersenang-senang. Namun, disana masihkah tersisa pasangan yang mampu menemani untuk menjalani hiruk-pikuk labirin kehidupan?

Bicara tentang jodoh, wajar jika para pria meminta dikenalkan kepada para wanita yang cantik jelita, karena setahu saya sebagai pria, makhluk Tuhan yang bernama “pria” adalah tipe makhluk visual yang mudah tertarik oleh penampilan luar yang “berkilau”. Pria juga tipe makhluk agresif yang gemar mengeksplorasi dan gemar mencari pengalaman

Mumpung belum ada Janur Kuning yang “berkibar”, maka “serangan” demi “serangan” pun dilancarkan, modus demi modus pun dijalankan, usaha demi usaha pun dikerahkan, demi mendapatkan. Target Sasaran yang menarik dan sempurna menurut mereka. Mereka seperti kupu-kupu yang terbang kesana kemari lalu hinggap di sebuah bunga yang menarik bagi mereka.

Memang ada sebagian pria yang mencintai lebih dari dua hati disaat yang bersamaan, ada juga pria yang ingin mencari bidadari yang sempurna luar dan dalam (penampilan luar atau fisik dan karakter atau psikis) padahal kenyataan yang didapat bahwa tidak ada manusia yang sempurna. dan ada pria yang mensyukuri bidadari yang telah mereka miliki dengan sepaket kelebihan dan kekurangannya, "semoga anda dan saya termasuk seklompok pria ini, amin "

Saya pribadi ingin menyampaikan kepada sahabat, dan mengingatkan diri pribadi, betapa besarpun rasa cinta yang kita miliki terhadap seseorang wanita/pria, tidak boleh melebihi cinta kita kepada Allah. Hikmah yang terkandung dalam QS. Al-Baqarah:165

.. yuhibbuwnahum kahub billah, wallazi na a manu asadu huba lillah.. 

Yang makna nya kurang lebih :
..mereka cintai sesuatu seperti mencintai Allah, Adapun orang-orang yang beriman sangat besar cintanya kepada Allah..

Jodoh dan berjodoh, adalah bagian dari Keputusan Allah, penetapan Allah atas manusia. Urusan jodoh dan berjodoh, bukan sebuah urusan kecil dan main-main, karena Allah tak pernah main-main dalam menciptakan manusia, menentukan rezeki, dan perjalanan hidup hingga matinya manusia. 

Allah tak sedang ‘mengocok lotre’ dan mengundi seperti arisan ketika menentukan jodoh seseorang. Maka jika kita memiliki harapan tentang calon pendamping hidup kita, menginginkan agar kita segera dipertemukan dengan jodoh kita, maka mintalah pada Allah! Bicaralah pada Allah! Mendekatlah pada Allah! Bulatkan, kuatkan, kencangkan keyakinan kita pada Allah. Apa yang tidak mungkin bagi kita, adalah sangat mudah bagi Allah.

Sungguh jodoh tidak berjalan linier di atas garis kecantikan, ketampanan, kekayaan, kedekatan geografis. “Rumus jodoh’ bukan ditentukan oleh hukum kepantasan manusia. Karena manusia hanya tahu permukaannya, berpikir dalam kesempitan ilmunya, memutuskan dalam pengaruh hawa nafsunya. ‘Rumus jodoh’ semata-mata kepunyaan Allah. Karena itu, sebagai hamba kita harus Ikhtiar / berusaha serta berdoa dan menerima keputusan Allah. Menyiapkan diri untuk menerima apapun keputusan Allah. Menyiapkan seluas-luas kesabaran, keikhlasan, sebesar-besar keimanan untuk menerima ‘jatah jodoh’ yang berupa pendamping hidup, rezeki, dan lainnya.


“Rabb, cintakanlah aku pada seseorang yang mencintai-Mu sehingga menambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu. Ya Rabb, jika dia benar untuk ku maka dekatkan hatinya untuk ku dan jika tidak maka damaikanlah hati ku dengan ketentuan-Mu.”


Akhir kata saya berpesan, hidup itu terlalu singkat untuk tidak berbuat, sehingga kita memang harus berbuat. Dengan menggunakan DUIT (Doa, Usaha, Ikhlas, dan Tawakal), semoga kita mendapat jodoh yang mampu membuat kita semakin mencintai-Nya. Yang mampu amar ma’ruf nahi munkar dan fastabiqul khoirot. Hidup di dunia yang sangat sederhana ini, semoga kita mampu memanfaatkan segalanya dan semoga kita terlindung dari kelalaian dan putus asa. Amin 

Wasallam. Fuad Rahardi


Translate